Langsung ke konten utama

For A Better Life

Pernah mendengar kalimat klise bahwa hidup adalah pilihan? terlalu basi dan seringkali kita baca ya tanpa menelaah lebih lanjut tentang maknanya..

Saat ini, di usia awal 30an..dengan Qla yang baru berumur 4th 7bln sebagai penyemangat hidup, merasakan betapa begitu cepatnya berlalu dan pilihan hidup yang dulu kita anggap benar ternyata salah dan bahkan sebaliknya..

Sampai pada satu titik dimana, merasa kehilangan pegangan, gamang, bingung dengan langkah selanjutnya yang harus dilakukan..memutuskan pilihan-plilihan hidup selanjutnya, dengan harapan bisa menjadi lebih baik segala sesuatunya.

Hal ini mengingatkan kembali pada hasil "bertapa" kemping di Curug Sawer, Gadog Bogor dimana saya berhasil mendapatkan kenang-kenangan berupa materi dari praktisi NLP - Mas Daurie Bintang Reborn yang saya rasa berguna untuk saya dan semua orang yang sampai saat ini masih meraba dan mencari format yang pas tentang  keberadaan diri kita dalam lingkungan dan kehidupan sehari-hari..berikut ini sedikit ulasannya.

Everybody's Unique:

1. Who Am I?

Sudah tahukah siapa diri anda sebenarnya?

2. Where Am I?

Dimana saya berada?

3. Where Am I Going To?

Akan pergi kemana saya?

4. How do I get there?

Bagaimana saya tiba disana?


Ke empat pertanyaan tsb sangatlah simple dan semua jawabannya akan menentukan fokus tujuan hidup anda sekarang.

Mari kita mulai menelaah diri kita, dan mewujudkan apa yang kita cita-citakan.

Untuk kebutuhan hidup yang lebih baik, seyogyanya direncakana dengan cermat dan diiringi do'a untuk petunjuk terbaik dari sang MAHA HIDUP yang MENGHIDUPKAN, AMIEN.

Stay healthy & Happy,
Meta
0813-10655056
G: meitalaksmiati
T:@meita_l
Y:meita_l


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melilea Detox - My Detox Diary.... #well done :D

Melilea Detox - My Detox Diary.... #well done :D  Berawal dari rasa kurang percaya diri dengan berat badan yg semakin hari semakin bertambah :(  lalu merasa juga badan terasa berat & nafas sedikit sesak..belum lagi masalah perut yang kian hari kian membuncit :'( sampe seringkali dibilang lagi hamil! Oh tidakkk!!! Berat badan saat melilea detox  ini dilakukan 60kg! dengan tinggi yang semampai alias semeter gak sampai, sdh overweight bangetttt! Akhirnya karena sikon tsb di atas, kubulatkan tekad untuk segera mencanangkan melilea detox di awal tahun 2011, sebagai salah satu resolusi: tampil lebih langsing & menarik :D Untuk memenuhi janji sebelumnya, berikut cuplikan melilea detox dairy day by day..  #struggling to finish it  :)  Detox Diary selama 5 hari: Melilea Detox  #1 tanggal  10 Januari 2011 Berhubung hari senin, maka diniatkan bayar puasa sembari melilea detox , jadi sahur pagi hanya cuma konsumsi melilea saja ..plus minum air put...

Bikin Donat ala JCO Yuk!

Donat ala J-Co Source : Lezaat - NCC Cooking Show 18 November 2006 Bahan A : 850 gr tepung terigu "Cakra" / tepung terigu Jepang (Komachi) 30 gr ragi instant 10 gr garam 600 ml air matang (kalo pake tepung cakra, kurangi 75 - 100 ml) Bahan B : 200 gr tepung terigu "cakra" / tepung terigu Jepang 10 gr garam 60 gr susu bubuk FC 125 gr gula pasir 100 gr telur 125 gr mentega putih / shortening Cara Membuat : 1. Aduk bahan A sampai rata, istirahatkan selama 90 menit diwadah tertutup, jadikan sebagai bahan biang. 2. Campur adonan A dengan bahan B, lalu uleni sampai kalis. Lk. 10 menit. Istirahatkan diwadah tertutup selama 15 menit. 3. Gilas tipis adonan setebal lk. 1 cm, diamkan 10 menit, cetak dengan cetakan bentuk donat, diamkan 10 menit lagi. 4. Goreng dalam minyak padat dengan api kcil saja hingga berwarna kuning kecoklatan. 5. Angkat, dinginkan. Beri topping sesuai selera. Note : - Jika menggunakan Tepung Cakra, takaran air harus dikurangi sebanyak 75 s.d 100...

Miracle of Idul Adha

Masih terasa seperti kemarin, saat 5 tahun yang lalu, ketika itu suami tengah menunaikan ibadah haji.  Melalui sms dan telepon kita masih terus berkomunikasi dengan intens, sampai-sampai gara-gara collect call terus-terusan, biaya telepon rumah bengkak sampai 2jt rupiah!  Salah satu moment yang tak mungkin kulupakan saat idul adha adalah ketika suami meminta saya untuk ber kurban di rumah, dan dia sempet sms bilang "mi, minta bagian pahanya sebelah ya sama panitianya" saya hanya mengiyakan saja untuk menenangkan dan menyenangkan hatinya, karena saat itu saya berpikir bahwa kurban bukan berarti kita yang berkurban harus ikut mencicipi daging tsb, karena merasa masih banyak orang lain yang jauh lebih memerlukan daging tsb selain dari itu saya memang kurang suka memakan/memasak daging kurban, terasa beda baunya menurut saya.           Hari itupun tiba, setelah shalat idul adha di lapangan dekat rumah, tak lama saya dan adik menyaksikan prosesi pemot...